MALUKU BERSIAPA DIRI SONGSONG SAIL BANDA 2010
Mengulang keberhasila sail bunaken pada tahun 2009 tahun lalu, pemerintah kembali menggelar acara serupa di maluku yang diberi nama sail banda 2010. Acara yang bernuansa dibidang kelautan dan pembangunan masyarakat. Secara umum sail banda 2010 dititikberatkan pada upaya mengembangkan kekayaan laut demi kesejahteraan rakyat. Dalam penyelengaraan sail banda 2010 memiliki sekitar 14 agenda utama yang sebagian besar berupa kegiatan kelautan, kegiatan olahraga bahari, festival budaya, dan aktivitas wisata seperti yacht rally dan race, kejurnas olahraga perairan dan game fishing, internasional diving tournament, internasional conference on small island, konfrensi kerjasama Indonesia-Australia, seafood and fish product expo, lintas nusantara remaja bahari, hingga operasi bhakti surya baskara jaya merupakan acara yang diminati selama sail banda digelar.
“sail banda akan diisi tujuh konfrensi nasional dan internasional”. Konfrensi dimaksud diantaranya pertemuan tingakat menteri coral triangel initiative(CTI), konfrensi internasional tentang sagu dan rempah-rempah, pertemuan angkatan laut regional, dan konfrensi internasional ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan. Empat kapal riset dijadwalkan ke ambon pada puncak sail banda. Kegiatan yang tak kalah pentingnya, yakni program kemanusiaan. Meliputi, bakti sosial, pemberian bantuan, pelayanan kesehatan, serta pembanunan infrastruktur bertajuk operasi bhakti surya baskara. Sasarannya adalah pulau – pulau terpencil dengan melibatkan kapal-kapal rumah sakit dan TNI-AL,AL Australia, AL singapura, AL malaysia, AL Selandia Baru, dan AL amerika serikat. TNI-AL akan mengerahkan kapal rumah sakit KRI. Direncanakan pusat kegiatan sail banda akan ditempatkan di sejumlah titik. Mulai dari banda neira, kabupaten maluku tengah sampai tiakur maluku barat daya. Kegiatan internasional ini bertujuan untuk menggugah dunia bahwa Indonesia sebagai negara maritim yang potensial dan memiliki kekayaan laut serta keanekaragaman kebudayaan, sekaligus menunjukkan pada dunia internasional bahwa maluku saat ini kondisinya sudah aman. Aman untuk berekreasi atau berwisata. Sail belanda ini dapat diharapkan dapat mendorong investasi maluku, mempromosikan maluku dimata nasional dan dunia sebagai destinasi wisata dunia, dan menjadikan maluku sebagai pintu gerbang timur Indonesia. Disamping itu, kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan potensi kelautan dan perikanan maluku dan menjadikan sebagai lumbung ikan nasional. Maluku siap dieksplorasi dan diolah sebesar-besarnya demi kemakmuran dan kesejahteraan.
Rabu, 31 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar