Rabu, 31 Maret 2010

demokrasi

PKS dan GOLKAR Tolak Ancaman

Mereka menyerahkan masalah reshuffle ke SBY. Dua partai koalisi pemerintah tidak gentar pada ancama reshuffle, yang digulirkan pada sekjen demokrat. Menurutnya apa yang dilakukan oleh PG dipansus angket century sudah berada pada jalurnya. PG konsisten membongkar kasus bank Century selebar-lebarnya. Hingga kesimpulan kali ini PG yakin adanya dugaan tindak pidana.
Peringatan, ancaman, sanksi atau apapun yang ditunjukkan pada PG tidak akan merubah sikap PG hingga pandangan pada akhir fraksi nanti hingga akhir ini kontrak koalisi yang ditandatangani oleh ketua umum PG dan SBY masih dalam koridor yang sebenarnya. Koalisi partai bukan berarti PG harus membeo pada PD. Sikap serupa ditunjukkan PKS, mungkin punya kepentingan dengan Bank Century. Menegaskan bahwa koalisi yang di bangun PKS dengan SBY tidak untuk melindungi orang per orang apalagi yang nantunya akan diduga melanggar hukum dalam kasus Bank Century.
Kencangnya isu pemaksulan sebagai efek Century juga telah membuat organisasi pendukung SBY beraksi .
Konflik Horizontal
massa yang berbeda pandangan soal Century bisa saling menghormati, hal ini sudah mulai karena adanya demo yang dilakukan sejumlah media massa yang mengaku pendukung SBY. Sekarang ini merupakan momentum awal bangkitnya segenap elemen awal bagi bangkitnya segenap elemen nasyarakat pendukung SBY untuk menghadapi setiap fitnah yang dilontarkan oleh kelompok lain. Saat ini para pendukung pasangan SBY-Boediono menahan diri agar tidak terpancing berbagai gerakan delegitimasi pemerintah yang dilakukan oleh kelompok masa lainnya.

(Koran republika)

tulisan budaya

B.A.H.A.S.A



Bahwa Hak Angket Dewan Perwakilan Rakyat dijamin konstitusi dan sangat diperlukan dalam berkehidupan berdemokrasi jelas tak perlu dipersalahkan. Namun bagaimana hak tersebut dilaksanakan tampaknya merupakan masalah tersendiri. Majalah ini mengarai ada persoalan etika pada sejumlah angota panitia khusus DPR tentang Bank Century dalam upaya mengorek keterangan dari para saksi yang sebagian diantaranya merupakan pejabat negara.”ketidaksopanan dalam mengajukan pertanyaan-baik retorika, bahasa tubuh, maupun bahasa ucap memprihatinkan. Catatan ini penting karena perilaku minus sebagian anggota khusus itu bisa mencederai tujuan mulia “mencari kebenaran” yang hendak mereka gapai.

“Repertoar” yang digelar panitia khusus DPR tersebut menggugah imajinasi tentang praktek retorika dalam tradisinya yang paling purba-yakni retorika soffis pada masa yunani kuno menjelang akhir abad ke-5 sebelum masehi. Digalakan para filsuf seperti Gorgias, Protagoras, dan Isocrates, retorika sofis mengajarkan ketrampilan berbahasa-terutama berpidato-didepan publik. Inti ajarannya adalah memenangkan suatu kasus atau tujuan politik tertentu melalui tuturan (lisan). Karena itu penutur dituntut fsih berbahasa, lihai memainkan ulasan, dan piawai menocok emosi lawan. Bukan hal aneh jika retorika sofis mengarah pada tujuan cara berdebat kusir, berpokrol bambu, atau bersilat lidah.

Hingga kini, retorika soffis tetap aktual dalm pentas politik dan juga ekonomi. Pidato kampanye
penyataan politik, propoganda, dan iklan adalah contoh potensi wujud nyata retorika lawas itu. Celakanya , tak jarang tergelincir terjadi “omong kosong”. Sekian abad lampau, ketika menulis Lis Gorgias (terbit pertama kali pada 463), plato mengencam retorika gaya soffis sebagai doxa atau manipulasi opini publik, mengabaikan espiteme, dan hanya dimanfaatkan warga polis yang kaya raya.

Bagi Aristoteles, retorika sofis terlalu sempit untuk membangun peradaban yang lebih luas. Melalui rhetoric(1355), ia mengembalikan maratabat retorika sebagai “kecakapan (dunamis, daya, kekuatan) menemukan saran persuasif yang obyektif untuk memecahkan masalah”.dengan kata kunci menemukan, retorika aristotelian-lisan ataupun tulisan-menjadi wacana kritis, bukan sekedar mencari kemenangan. Pertanyaan pentingnya adalah apa arti suatu kemenangan bila mengabaikan kebenaran, betapaun terbatasnya kebenaran itu. Retorika , menurut Aristoteles adalah techne yang membiasakan orang membeberkan kebenaran. Funsinya dikembangkan untuk memandu orang mengambil alternatif pemecahan masalah, menganalisis kasus secara sistematis dan obyektif sehingga menyakinkan publik dan mengajarkan cara efektif mempertahankan gagasan atau argumen.

Tak diragukan, Aristoteles telah meletakan dasar retorika sebagai bahasa ilmu pengetahuan sekaligus sebagai kata kajian ilmiah. Meski demikian, kata kunci kebenaran yang dia sodorkan menimbulkan pertanyaan :untuk apa kebenaran itu . Kehidupan manusia jelas tak dapat dipisahkan dengan retorika dari kehidupan individual sampai kehidupan sosial yang kompleks .

(Majalah tempo )

tulisan sosial

MALUKU BERSIAPA DIRI SONGSONG SAIL BANDA 2010

Mengulang keberhasila sail bunaken pada tahun 2009 tahun lalu, pemerintah kembali menggelar acara serupa di maluku yang diberi nama sail banda 2010. Acara yang bernuansa dibidang kelautan dan pembangunan masyarakat. Secara umum sail banda 2010 dititikberatkan pada upaya mengembangkan kekayaan laut demi kesejahteraan rakyat. Dalam penyelengaraan sail banda 2010 memiliki sekitar 14 agenda utama yang sebagian besar berupa kegiatan kelautan, kegiatan olahraga bahari, festival budaya, dan aktivitas wisata seperti yacht rally dan race, kejurnas olahraga perairan dan game fishing, internasional diving tournament, internasional conference on small island, konfrensi kerjasama Indonesia-Australia, seafood and fish product expo, lintas nusantara remaja bahari, hingga operasi bhakti surya baskara jaya merupakan acara yang diminati selama sail banda digelar.
“sail banda akan diisi tujuh konfrensi nasional dan internasional”. Konfrensi dimaksud diantaranya pertemuan tingakat menteri coral triangel initiative(CTI), konfrensi internasional tentang sagu dan rempah-rempah, pertemuan angkatan laut regional, dan konfrensi internasional ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan. Empat kapal riset dijadwalkan ke ambon pada puncak sail banda. Kegiatan yang tak kalah pentingnya, yakni program kemanusiaan. Meliputi, bakti sosial, pemberian bantuan, pelayanan kesehatan, serta pembanunan infrastruktur bertajuk operasi bhakti surya baskara. Sasarannya adalah pulau – pulau terpencil dengan melibatkan kapal-kapal rumah sakit dan TNI-AL,AL Australia, AL singapura, AL malaysia, AL Selandia Baru, dan AL amerika serikat. TNI-AL akan mengerahkan kapal rumah sakit KRI. Direncanakan pusat kegiatan sail banda akan ditempatkan di sejumlah titik. Mulai dari banda neira, kabupaten maluku tengah sampai tiakur maluku barat daya. Kegiatan internasional ini bertujuan untuk menggugah dunia bahwa Indonesia sebagai negara maritim yang potensial dan memiliki kekayaan laut serta keanekaragaman kebudayaan, sekaligus menunjukkan pada dunia internasional bahwa maluku saat ini kondisinya sudah aman. Aman untuk berekreasi atau berwisata. Sail belanda ini dapat diharapkan dapat mendorong investasi maluku, mempromosikan maluku dimata nasional dan dunia sebagai destinasi wisata dunia, dan menjadikan maluku sebagai pintu gerbang timur Indonesia. Disamping itu, kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan potensi kelautan dan perikanan maluku dan menjadikan sebagai lumbung ikan nasional. Maluku siap dieksplorasi dan diolah sebesar-besarnya demi kemakmuran dan kesejahteraan.

tulisan politik

SEKUTU DAN SETERU DALAM KONFLIK CENTURY

Semakin dekat akhir penyelidikan skandal Bank Century, makin banyak kasus bary muncul. Pasti bukan sebuah kebetulan bila kasus yang mendadak datang bak cendawan di musim hujan itu menyangkut anggota Dewan Perwakilan Rakyat “penyerang” kebijakan pemerintah yang menyelamatkan Bank Century. Banyak orang yakin, partai pendukung pemerintah dan istana punya perang dibalik serangan balik ini.
Serang-menyerang selama sidang panitia khusus Century berlangsung ada “hikmahnya”. Sebab masa lalu politikus “penyerang” bailout Century ternyata tidak mulus-mulus amat, untuk tidak menyebut belepotan kasus, karena itu mereka harus diusut. Selanjutnya, baku banting “kartu as” diantara partai pendukung kebijakan pemerintah dan barisan pengkritik sesungguhnya menyehatkan penyelenggaraan negara ini. Kasus demi kasus yang terkuak semua diduga merupakan urusan korupsi,”lemak jahat” yang mengancam keuangan negara.
Kompetisi politik disenayan memang bising dan membuat orang jenuh, tapi pastilah meningkatkan demokrasi dinegara kita. Persaingan membuat konflik antarelite mustahil dihindari. Pada saat yang sama, pergeseran posisi dari sekutu menjadi seteru mudah sekali terjadi, terutama karena persekutuan didasari aneka kepentingan jangka pendek. Pihak yang berseteru lumrah saja saling membuka keborokan lawan- misalnya dengan cara membocorka n sebagian rahasia lawan kepada media masa. Persengkokolan yang semula ditutup rapat pun terkuak.
Kasus dugaan penggelapan pajak Rp.2,1 triliun oleh tiga perusahaan milik keluarga Aburizal Bakrie, ketua umum Partai Golkar, merupakan contoh terbaik. Menjadi gunjingan di dalam kalangan terbatas sudah setahun lebih, pergerakan kasus ini bergerak secepat siput. Besar kemungkinan, penyelidikan tersendat karena Aburizal ketika itu masih sekondan terkuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hal itu dapat dilihat dukungan Istana ketika Aburizal terpilih menjadi ketua umum dalam musyawarah Nasional Partai Golkar, oktober tahun lalu.
Dugaan penggelapan pajak terbesar dalam sejarah Indonesia itu baru dipublikasikan ditengah silang sengkarut penyelidikan kasus Bank Century.Terutama, setelah Partai Beringin secara demonstratif menentang penyelamatan bank itu dengan sejumlah argumen.”serangan” ini langsung ditanggapi. Meski tak menyebut nama, didepan para pejabat kepolisian, Presiden memerintahkan pengemplang pajak ditindak. Aburizal bakrie membalas pernyataan itu dengan menyatakan, ”Jangankan ancaman pajak, ditembak matipun golkar tidak gentar”.
Serangan “balik” tak berhenti pada partai beringin. Tiba-tiba mencuat dugaan hibah tak wajar dalam daftar kekayaan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Hadi Purnomo, kita tahu, laporan investigasi BPK banyak dipakai sebagai”peluru” untuk menyerang kebijakan penyelamatan padahal sejumlah petinggi pemerintah yakin laporan BPK mengandung banyak kelemahan. Saling serang dengan membuka data keborokan lawan ini bukan hal baru.
Politik memang tak bisa lepas dari tawar menawar dan pemberian konsesi. Namun tak bisa dibenarkan bila aneka kasus yang sekarang muncul ternyata hanya menjadi senjata penguasa untuk memenangi pertarungan dan menjaga koalisi. Melanggengkan koalisi dengan cara menutupi berbagai kasus, apalagi yang terbuka didepan publik, merupakan kesalahan politik yang tak termaafkan.

( majalah tempo ed. 22-28 februari 2010)

tugas negara dan berbangsa

PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA NEGARA


Pancasila sebagai sistem etika negara pada hakekatnya merupakakan suatu nilai, sehingga merupakan sumber dari segala penjabaran norma (hukum, moral, dan kenegaraan).
Norma ada dua yaitu :

1. Norma Moral : Berkaitan dengan tingkah laku manusia yang dpt diukur dari sudut baik atau buruk. (pancasila sebagai sistem etika negara).
2. Norma Hukum : Suatu sistem peraturan UU yang berlaku dalam suatu tempat dan waktu tertentu. (pancasila sebagai segala sumber hukum).

Etika termasuk kelompok filsafat praktis. Etika merupakan suatu pemikiran kritis dan mendasar tentang ajaran dan pandangan moral.
Etika : Suatu ilmu yang membahas tentang bagaimana dan mengapa kita mengikuti suatu ajaran moral tertentu.
Etika ada 2 yaitu :
1. Etika Umum : Mempertanyakan prinsip-prinsip yang berlaku bagi setiap tindakan manusia.
2. Etika Khusus : Membahas prinsip-prinsip dalam hubungannya dengan berbagai aspek kehidupan manusia.
• Etika Individual : Membahas kewajiban manusia terhadap diri sendiri
• Etika Sosial : Membahas kewajiban manusia terhadap manusia lainnya.


Nilai : menunjuk kata benda abstrak yang artinya keberhargaan (worth) atau kebaikan (goodness) dan kata kerja yang artinya suatu tindakan kejiwaan tertentu dalam menilai atau melakukan penilaian.
Penilaian berhubungan dengan unsur-unsur yang ada pada manusia sebagai subyek nilai yaitu unsur jasmani, akal, rasa, karsa, dan kepercayaan. Sesuatu dikatakan bernilai apabila sesuatu itu berharga, berguna, benar, indah dsb. Berbicara tentang nilai sebenarnya berkaitan dengan hal yang ideal.

Moral : Berasal dari kata mos (mores), sinonim dengan kesusilaan, tablat, atau kelakuan. Moral adalah ajaran tentang hal yang baik dan yang buruk, menyangkut tingkah laku dan perbuatan manusia.
Norma : Konkritisasi /operasional dari nilai. Kalau nilai merupakan barometer yang bersifat abstrak dan umum bagi perilaku manusia, maka norma merupakan barometer oprasional yang lebih khusus.
Ada terdapat norma yaitu :
1. Norma agama
2. Norma kesusilaan
3. Norma Sopan santun
4. Norma Hukum

Pancasila sebagai nilai dasar fundamental bagi bangsa dan negara RI.

Pancasila merupakan sumber kaidah hukum konstitusional yang mengatur negara RI. Dan seluruh unsurnya yaitu rakyat, wilayah, dan pemerintah. Nilai Pancasila sebagai nilai norma dasar negara bersifat interatif yaitu mengikat yang ada di wilayah kekuasaan hukum negara RI.
Pancasila mengikat semua warga negara, pejabat dan lembaga negara serta hukum perundang-undangan wajib bersumber dan sesuai dengan nilai Pancasila.
Pancasila sebagai norma objektif dan norma tertinggi dalam negara, merupakan sumber dari segala sumber hukum yang berlaku bagi bangsa dan negara RI.
Nilai-nilai filosofis-ideologis Pancasila pada pembukaan UUD 1945 menjiwai dan melandasi norma-norma yuridis konstitusional dalam batang tubuh, serta keduanya terwujud pada kebijaksanaan nasional.








Makna Nilai-nilai setiap Sila Pancasila

1. Ketuhanan Yang Maha Esa makna hakiki adalah pengakuan bangsa Indonesia tentang adanya Tuhan Yang Maha Esa pencipta dari segala kejadian. Bangsa Indonesia beriman dan bertaqwa pada Tuhan.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab makna hakikinya bahwa manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa memiliki dan harus bersifat adil dan beradab.
3. Persatuan Indonesia makna hakikinya bahwa manusia (bangsa) dan negara RI. Adalah satu dalam kebhinekaanya. Dengan kata lain bahwa bangsa dan negara Indonesia bersifat bhineka tunggal ika.
4. Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat dan Kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan makna hakikinya adalah kedaulatan berada ditangan rakyat (demokrasi).
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia makna hakikinya bahwa semua upaya apapun yang dilakukan, haruslah ditujukan untuk menciptakan keadilan bagi seluruh rakyat.

tugas HAM

HAM dalam UUD 1945 pelaksanaan di Indonesia / Penyelenggaraan HAM

Pengembangan politik yang dilandasi kedaulatan rakyat secra demokrasi sesuai dengan hak asasi manusia (HAM). Pengembangan ekonomi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk menciptakan kesejahteraan yang merata. Pengembangan sosial budaya harus dapat mengangkat nilai-nilai yang dimiliki bangsa Indonesia sebagai nilai dasar Pancasila. Pengembangan HAM haruslah diperuntukan demi terwujudnya keadilan dalam hidup masyarakat agar benar-benar negara meletakkan pada fungsi yang sebenarnya sebagai sesuatu negara hukum dan bukannya suatu negara yang berdasarkan atas kekuasaan.pembangunan fisik dan non fisik hakikatnya pembangunan nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Pembangunan nasional bertujuan untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional seprti yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan orientasi arah pembangunan nasional.aktualisasi pancasila adalah bagaimana nilai-nilai pancasila benar -benar dapat tercemin dalam sikap dan perilaku seluruh warga negara, mulai dari aparatur dan pimpinan nasional sampai kepada rakyat biasa. Nilai-nilai pancasila yang bersumber pada hakikatnya pancasila adalah bersifat universal, tetap dan tak berubah. Nilai – nilai tersebut perlu dijabarkan dalam setiap aspek dalam penyelenggaraan negara dan dalam wujud norma-norma, baik norma hukum, kenegaraan, maupun norma-norma moral yang harus dilaksanakan dan diamalkan oleh setiap warga negara Indonesia.
Aktualisasi pancasila dibedakan menjadi dua macam yaitu :
1. Aktualisasi pancasila sebagai objektif adalah pelaksanaan pancasila sebagai bentuk realisasi dalam setiap aspek penyelenggaraan negara, baik dalam bidang legislatif, eksekutif, yudikatif, maupun semua bidang kenegaraan lainnya.


2. Aktualisasi pancasila sebagai subyektif adalah pelaksanaan dalam siakp pribadi, perorangan, setiap warga negara, setiap individu, setiap penduduk, setiap penguasa, dan setiap orang Indonesia.
Dalam pengembangan hukum dan HAM kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, sekaligus merupakan tempat persemaian dan perkembangan nilai luhur. Perkembangan nilai-nilai moral, dimana seluruh warga diharapkan menjunjung tinggi sikap yang menjiwai moralitas yang tinggi dan dijiwai oleh pancasila, yang membentuk sikap yang dapat memberikan kekuatan moral yang mendukung lahir dan berkembangnya sikap mencintai kebenaran dan keadilan dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Rabu, 03 Maret 2010

menghilangkan mood

CARA CEPAT MENGHILANGKAN MOOD

Strategi menolong diri sendiri memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan mental. Berikut ini beberapa cara menghilangkan mood yaitu

• Olahraga. Banyak studi membuktikan bahwa dengan berjogging, aerobik, dan berjalan kaki sangat membantu membuat mood menjadi lebih baik, terutama bagi orang yang mengalami depresi ringan atau mengalami kecemasan. Begitupun non aerobik (angkat beban), dapat memompa semangat, memperbaiki kualitas tidur dan hasrat makan. Selain itu, mengurangi perasaan yang mudah bete termasuk lekas marah, dan memacu perasaan untuk meraih prestasi dan hal positif.

• Sadari masalah Anda. Menganalisa peristiwa-peristiwa yang terjadi untuk mengidentifisikan kemungkinan dengan sumber stress, baik seorang diri, dengan teman dekat, bahkan dengan orang yang dicintainya.

• Berbicara dengan diri sendiri. Kebanyakan dari kita berbicara dengan hati kita ketika berkomunkasi dengan diri sendiri.misalnya kita mengomentari diri kita sendiri, dan berfikir kritis dengan diri sendiri.

• Isi buku harian. Menulis berbagai masalah dan hal-hal yang mengkhawatirkan dalam bidang psikologi dapat mengurangi kecemasan dan membantu seseorang melewati perasaan dukanya. Untuk memulai, renungkan apa yang terjadi setiap hari atau setiap minggu, dan identifikasinya berbagai kondisi negatif atau positif.

• Self-help group. Banyak orang dengan kelainan fisik atau kelainan mental merasa sangat terbantu ketika berbicara dengan orang yang punya masalah yang sama. Rumah-rumah sakit dan komunitas pusat kesehatn mental sering mensponsori kelompok pendukung informal. Kelompok-kelompok seperti itu dapat mensponsori. Terutama yang berhubungan dengan depresi atau alkholisme, juga mencegah terjadinya kekambuhan.






( Sumber Majalah EVE eds November 2006 )

pengantar pancasila

PENGANTAR PANCASILA

A. Tujuan Pendidikan Pancasila
1.Tujuan Nasional
Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukkan
kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban
dunia.
2.Tujuan Pendidikan Nasional
Mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya
yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Berbudi
luhur, memiliki pengetahuan dan ketrampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian
yang mantab dan mandiri, serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan.
3.Tujuan Pendidikan Pancasila
Memahami dan mampu melaksanakan jiwa pancasila dan UUD 1945, menguasai pengetahuan
dan pemahaman tentang beragam masalah, berbangsa dan bernegara yang hendak diatasi
dengan berlandaskan pemikiran pancasila dan UUD 1945, Memikat sikap dan perilaku
yang sesuai dengan nilai dan norma pancasila, membantu mahasiswa dalam proses ber-
fikir, memecahkan masalah dan mengambil keputusan
4.Tujuan Mempelajari Pancasila
Ingin Mengetahui pancasila yang benar dan dapat dipertanggung jawabkan, secara yuridis,
konstitusional, secara objektif ilmiah karna pancasila adalah suatu paham filsafat, pancasila
yang benar itu kita amalkan sesuai fungsinya.
B. Landasan Pendidikan Pancasila
1. Landasan Historis
kesadaran berbangsa yang berakar pada sejarah bangsa, kedudukannya dasar filsafat
negara serta ideologi bangsa dan negara.
2. Landasan Kultural
a. Jati diri yang tersimpan dalam sifat dan karakter yang berbeda dengan bangsa lain
b. Inti sari dari nilai-nilai budaya bangsa
c. Jiwa kepribadian bangsa Indonesia
3. Landasan Yuridis
a. Pembukaan UUD 1945
b. UUD 1945 pasal 31 ayat 1 dan 2
c. UU No.2/1989 Tentang Pendidikan Nasional
d. PP No.60/1999 Tentang Pendidikan Tinggi
e. Kep. Dirjen Dikti No. 265/DIKTI/KEP/2000, 10 Agustus 2000 tentang GBHN.
4. Landasan Filosifis
a. Sebagai sistem filsafat, etika, dan ideologi
b. sebagai nilai dasar negara
c. Sebagai Pradigma dan aktualisasi dalam kehidupan bermasyaraka
d. Nilai- nilai dasar menjadi panduan
e. Menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara




5. Pengertian, fingsi, dan Peranan Pancasila
Istilah pancasila dikenal dengan zaman majapahit pada abad XIV yaitu terdapat didalam
buku negara Ketagama karangan Prapanca dan buku Sutasoma karangan Tantular.
Yang dimaksud Pancasila adalah lima dasar negara RI sebagaimana tercantum dalam
pembukaan UUD 1945 alinea keempat
1. Ketuhanan yang maha esa.
2. Kemanusian yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah dan kebijaksanaan dalam
permusyawaratan dan perwakilan.
5. Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia